MICROSOFT WORD 2007:
Fungsi Icon Tab Home
Microsoft Office Word 2007 (untuk selanjutnya disebut MS. Word saja) merupakan sebuah program aplikasi pengolah kata (Word Processor) buatan Microsoft Corporation. MS. Word 2007 merupakan hasil pengembangan dari beberapa versi sebelumnya. MS. Word tampil lebih user friendly dan sudah menggunakan ribbon sebagai standar baru dalam menampilkan menu-menu tool. Berdasarkan klaim mereka, ribbon adalah sebuah inovasi yang kelak di masa mendatang menjadi sebuah standar bagi tampilan menu.
Bagi yang baru bermigrasi dari Word 2003 ke MS. Word 2007 tidak perlu panik dengan pemandangan yang begitu asing tersebut. Anda hanya perlu sedikit adaptasi dan setelah itu, Anda akan merasakan efisiensi dan kemudahan dalam bekerja. Bila Anda kurang percaya, silahkan buka MS. Word 2007, letakkan pointer mouse ke area area menu, kemudian putar tombol gulir. Apa yang terjadi? Anda benar! Anda dapat membuka pintu akes ke setiap ribbon hanya dengan putaran tombol gulir saja.
Kembali ke masalah menu icon, MS. Word 2007 mengenal istilah tab, ribbon, dan group dalam menyajikan menu tool. Berbeda dengan Word 2003 dan sebelumnya yang hampir 100% dikuasai Kaum Bar-Bar (Titlebar, Menu Bar dan Toolbar).
Perbedaan antara Tab, Ribbon dan Group
a.Tab
Tab adalah sederetan menu yang ditandai dengan teks. terdiri dari tab File, Insert, Page Layout, dll.
b. Ribbon
Ribbon adalah area yang digunakan untuk menampilkan tab dan menu dari tab yang aktif .
c. Group
Group adalah
kelompok menu dalam tiap Ribbon yang memiliki kesamaan fungsi. Jadi,
Ribbon menyediakan tab yang terdiri dari menu, dan menu sendiri terdiri
dari beberapa Group, dan Group terdiri dari sekumpulan menu yang
memiliki kesamaan fungsi.
Tampilan Jendela MS Word 2007
Office Button
Secara umum, Office Button terdiri dari dua area, yaitu area kiri dan area kanan.
Area kiri berisi perintah :
New, Open, Save, Save As, Print, Prepare, Send, Publish, dan Close.
Area kanan berisi pintasan file dokumen yang baru-baru ini dibuka.
Pada bagian bawah flyout
ini terdapat dua tombol perintah, yaitu Word Option (digunakan untuk
melakukan properti terhadap MS Word 2007) dan Exit Word (digunakan untuk
menutup jendela MS Word). Berikut ini adalah contohnya.
Keterangan:
|
Mengenal Fungsi Icon pada Tab Home
1. Tab Home
Tab Home terdiri dari lima Group yaitu Clipboard, Font, Paragraph, Styles dan Editing.
Group Clipboard
Group Clipboard terdiri dari sekumpulan menu yaitu:
a. Paste : untuk menempelkan hasil copy atau cut.
b. Cut : untuk memotong teks/objek terpilih.
c. Copy : untuk menggandakan teks/objek terpilih.
Format Painter : digunakan untuk meniru format halaman dokumen ke dalam dokumen lainnya.
* Tombol panah kecil di sudut
kanan-bawah setiap Group digunakan untuk mengakses pengaturan lanjutan
mengenai fungsi suatu Group.
Group Font
Menu-menu di Group Font secara khusus berfungsi untuk pemformatan seputar huruf. Terdiri dari :
a. Font : untuk memilih jenis huruf
b. Font Size : untuk mengatur ukuran huruf
c. Grow Font : untuk memperbesar ukuran huruf secara instan
d. Shrink Font : untuk memperkecil ukuran huruf secara instan
e. Change Case : untuk mengubah status huruf kapital/huruf kecil
f. Clear Formatting : untuk menghapus pemformatan teks terpilih
g. Bold : untuk menebalkan teks terpilih
h. Italic : untuk memiringkan Teks terpilih
i. Underline : untuk memberikan garis bawah pada teks terpilih
j. Strikethrough : memberikan tanda coret padateks terpilih
k. Subscript : untuk mengetik karakter pemangkatan
l. Superscript : untuk mengetik karakter pemangkatan
m. Text Effect : untuk memberikan efek artistik pada teks terpilih
n. Text Highlight Color : untuk memberikan warna stabilo di belakang teks terpilih
o. Font Color : untuk mengatur warna teks terpilih.
Group Paragraph
Group Paragraph terdiri dari sekumpulan menu yang memiliki kesamaan fungsi untuk mengatur paragraf teks.
Perintah-perintah di Group Paragraph yaitu:
a. Bullets : untuk memberikan tanda bullet di tiap paragraf terpilih
b. Numbering : untuk memberikan format penomoran di tiap paragraf terpilih
c. Decrease Indent : untuk menggeser baris kedua paragraf ke kiri
d. Increase Indent : untuk menggeser baris kedua paragraf ke kanan
e. Left-to-Right : untuk menjadikan arah teks berjalan dari kiri ke kanan (format Latin)
f. Right-to-Left : untuk menjadikan arah teks berjalan dari kanan ke kiri (format Arab)
g. Sort : untuk menyortir data
h. Show Paragraph Marks : untuk menampilkan / menyembunyikan tanda koreksi paragraf
i. Align Text Left : untuk mengatur teks rata kiri
j. Center : untuk mengatur teks rata tengah
k. Align Text Right : untuk mengatur teks rata kanan
l. Justify : untuk mengatur teks rata kanan-kiri
m. Line Spacing : untuk mengatur jarak antar baris teks
n. Shading : untuk mengatur warna latar teks terpilih
o. Border : untuk memberikan garis tepi pada teks terpilih.
Group Styles
Group Styles terdiri dari dua menu.
Yaitu:
a. Heading Styles : berisi pilihan format judul/subjudul dari paragraf terpilih
b. Change Styles : berisi pilihan pengaturan tema paragraf
Group Editing
Secara umum group Editing terdiri dari Find, Replace, dan Select.
Fungsinya adalah:
a. Find : untuk mencari kata tertentu berdasarkan keyword tertentu dalam suatu file
b. Replace : untuk mencari dan mengganti kata yang ditemukan untuk diganti dengan kata tertentu dalam suatu file
c. Select : digunakan untuk memilih objek atau teks tertentu di dalam suatu file
2. Tab Insert
Tab Insert digunakan
untuk menyisipkan objek ke dalam dokumen yang dikelola. Baik berupa
objek gambar, tabel, Shape, dan karakter spesial (Symbols). Bahkan dengan tab Insert tersebut, user bisa menyisipkan link ke file yang berada di luar dokumen, bahkan ke internet.
Secara umum perintah yang terdapat di Ribbon Insert terdiri dari 7 Group perintah yang memiliki kesamaan fungsi.
Beberapa Group yang terdapat di tab ini adalah:
(1) Pages
(2) Tables
(3) Illustrations
(4) Links
(5) Header & Footer
( 6) Text
(7) Symbols.
Group Pages
|
a. Cover Page
Cover Page dibutuhkan
saat user ingin membuat halaman sampul dari suatu file yang sedang
digarap, merupakan fitur teranyar MS. Word yang sudah built-in sejak MS
Word rilisan 2007 yang lalu. User bisa memilih bentuk sampul serta
melakukan setting seperlunya, jadilah halaman sampul yang formal tanpa
mengurangi nilai estetika.
b. Blank Page
Blank Page digunakan
untuk membuat halaman kosong baru. Ini sangat membantu user saat
pengelolaan dokumen harus pindah ke halaman baru, padahal baru setengah
halaman yang terisi teks. Jadi user tidak perlu menekan Enter ratusan
kali untuk mendapatkan halaman baru. Ini sesuai dengan visi MS. Word
seabgai aplikasi perkantoran yang simpel, praktis dan efisien.
c. Break Page
Break Page sangat
dibutuhkan terutama saat user ingin memisahkan beberapa paragraf
menjadi dua halaman. sebagai ilustrasi, dalam suatu dokumen teridiri
dari 10 paragraf yang berjejal di satu halaman saja, terus user ingin
menjadikannya sebagai dua halaman, maka user cukup meletakkan kursor di
bagian akhir paragraf yang ingin dijadikan halaman pertama, klik icon
Break page. Maka paragraf sesudah tanda kursor tadi akan berpindah ke
halaman berikutnya. Bila dalam hal ini user menggunakan icon Blank Page,
maka antara paragraf sebelum kursor dan setelahnya akan terpisah dengan
satu halaman kosong.
Group Tables
|
Saat user meng-klik icon Table, akan muncul flyout yang
berisi perintah-perintah tersebut dengan judul Insert table. Pada
pilihan pertama terdapat built-in tabel. Disini user cukup memilih
jumlah tabel dengan menggerakkan pointer secara diagonal dan diakhiri
dengan klik kiri mouse untuk menerapkan jumlah tabel terpilih. Disini
jumlah tabel terbatas dalam 10 tabel.
a. Insert Table
Insert Table digunakan
untuk menyisipkan tabel melalui dialog box. User perlu menentukan
jumlah kolom ke samping di area Number of Columns serta mengisi kotak
Number of Rows untuk menentukan jumlah kotak ke bawahnya. Disini jumlah
tabel maupun kolom tidak dibatasi, jadi user dapat menyisipkan tabel
sepuasnya melalui perintah ini.
b. Draw Table
Draw Table berfungsi
untuk menyisipkan tabel dengan menggambar secara manual di area
dokumen. Saat icon ini di-klik, pointer mouse langsung berupa menjadi
pensil yang dinamis. Drag secara diagonal untuk membuat gambar tabel
berbentuk kotak. Bila di-drag secara diagonal akan membentuk garis lurus
namun tidak melupakan ekstensinya sebagai tabel. Bila user membuat
garis ini secara berurutan, maka spasi antar garis yang dibuat akan
menjadi area dalam suatu tabel.
c. Convert Text to Table
Convert Text to Table digunakan
untuk mengkonversi atau mengubah paragraf terpilih menjadi berbentuk
tabel. Disini program berjalan secara stereotip. Program hanya melihat
adanya jejak tombol Tab dan Enter di keyboard. Bila hanya ada dua
paragraf yang terseleksi maka hasilnya hanya ada dua kotak atas-bawah.
Apabila teks yang terseleksi terdiri dari dua paragraf yang spasinya
menggunakan tab, maka hasilnya terdapat dua kolom ke samping dan dua
baris ke bawah.
d. Excel Spreadsheet
Excel Spreadsheet digunakan
untuk menyisipkan tabel dengan format lembar kerja Excel. dengan fitur
ini user dapat memasukkan rumus fungsi layaknya di lembar kerja Excel.
Jadi, user dapat menghadirkan spesifikasi Excel biarpun sebenarnya
sedang bekerja di aplikasi word processor.
e. Quick Tables
Quick Tables berfungsi
untuk menyisipkan jenis tabel sesuai jatah yang tersedia di MS. Word
2010 ini. User dipersilahkan untuk memilih jenis dan tema tabel yang
diinginkan. Dalam menu tersebut user dapat memilih desain kalender dll.
sesuai bentuk yang tersedia.
Group Illustrations
|
a. Picture
Picture merupakan
perintah yang digunakan untuk menyisipkan gambar yang tersimpan di
komuter atau di media removable lainnya. Dengan ini user dapat
menyisipkan gambar atau foto. Saat user menggunakan perintah ini, user
akan masuk ke jendela penjelajahan file untuk mengakses gambar di lokasi
tertentu yang ingin disisipkan ke lembar dokumen.
b. Clip Art
Clip Art digunakan
untuk menyisipkan gambar-gambar clip untuk tujuan ilustrasi yang
berkaitan dengan tema yang dibahas dalam dokumen. Di samping itu, gambar
Clip Art dapat berfungsi sebagai elemen pemanis dari dokumen yang
tergarap, tentunya sesuai dengan yang tersedia di library program. Namun
demikian user dapat mengunduhnya dari situs resmi Microsoft
Corporation.
c. Shapes
Shapes digunakan
untuk menyisipkan objek geometris yang telah memiliki bentuk, seperti
segitiga, lingkaran, bintang, segi empat, dll. Bisa dibayangkan, betapa
sulitnya membuat gambar lingkaran dengan mengandalkan garis yang dibuat
secara manual. Namun fakta berkata sebaliknya karena adanya fasilitas
Shape ini. User dapat membuat objek lingkaran yang ideal dengan cukup
menyisipkannya melalui Shape tersebut.
d. SmartArt
Smart Art merupakan
fitur jelmaan Organization Chart di Word 2003 yang kini diamputasi di
MS Word 2007 ini. Tak sekedar berubah nama. Siluman fitur 2003 ini
memang sarat dengan objek inovatif dengan sosok tiga dimensi sebagai
andalan. SmartArt berisi fitur untuk membuat gambar terstruktur yang
lebih bersifat ilustratif. User bisa membuat ilustrasi jenis-jenis
binatang melalui fasilitas ini.
Group Links
|
a. Hyperlink
Hyperlink digunakan
untuk menghubungkan teks atau teks terpilih dengan file lain. Bahkan,
user bisa menautkan teks terpilih dengan bagian tertentu di situs web.
b. Bookmark
Bookmark digunakan
untuk membuat penanda buku atau sebagai halaman favorit. Disini user
diminta untuk melakukan setting terhadap file yang ingin dijadikan
sebagai penanda buku atau halaman favorit dari teks atau objek terpilih.
c. Cross-reference
Cross-reference digunakan
untuk membuat referensi atau rujukan antar file. Dengan fasilitas ini
user dapat membuat rujukan ke footnote atau endnote tertentu di suatu
halaman.
Group Header & Footer
| ||||||||
a. Header
Header digunakan
untuk mengatur kop atau kepala halaman suatu file. Biasanya suatu
dokumen resmi perlu dibubuhi kop dari suatu organisasi. Dengan fasilitas
Header tersebut, user dapat memberikan serta mengatur format header.
Disitu terdapat beberapa format Header yang sudah built-in. User dapat
memilih salah satunya yang sesuai.
b. Footer
Footer digunakan
untuk mengatur atribut suatu halaman berupa kaki halaman. Biasanya di
bagian footer berisi nomor halaman serta atribut komplementer lainnya.
Seperti halnya header, Footer juga berisi pilihan mengenai format Footer
sehingga user tinggal memilih serta melakukan setting seperlunya.
Kesamaan antara header dan Footer adalah: jika user sudah membubuhkan
keduanya di halaman tertentu maka Header dan Footer di halaman lainnya
akan persis sama.
Group Text
| ||||||||||||||||
a. Text Box
Text Box berfungsi
untuk menyisipkan kotak teks sesuai dengan pilihan yang tersedia di
menu tersebut. dengan ini user tidak perlu menyisipkan objek Shape yang
kemudian di-Add text. Disini user juga bisa melakukan setting seperlunya
terhadap Text Box yang telah disisipkan.
b. Quick Parts
Quick Parts merupakan
menu yang menyediakan perintah-perintah, antara lain : (1) Autotext
digunakan untuk mengatur teks otomatis, (2) Document Property untuk
mengatur atribut dokumen [titel, tag, dll] (3) Field digunakan untuk
menyisipkan Field atau judul tabel [dapat diset sebagai nomor otomatis
sebagaimana di Access dan di Excel] (4) Building Blocks Organizer
digunakan untuk mengatur seputar partikulasi Quick Parts (5) Save
Selection to Quick Parts Gallery digunakan untuk menyimpan pemformatan
dari teks terpilih ke dalam Quick parts Gallery.
c. WordArt
WordArt digunakan
untuk menyisipkan teks bergaya artistik. Dengan fasilitas ini user bisa
menyisipkan tulisan-tulisan artistik 3 dimensi dan efek-efek lainnya.
User akan diminta untuk memilih salah satu jenis Wordart, kemudian
mengetikkan teks setelah terdapat perintah “Your Text here” dan dengan
satu langkah lagi user sudah membuat teks dengan gaya dan efek yang
fantastik.
d. Drop Cap
Drop Cap digunakan
untuk menysipkan huruf kapital dengan ukuran lebih besar di awal suatu
paragraf. Disini lagi-lagi user disuguhi menu pilihan untuk mengambil
salah satu bentuk Drop Cap yang diinginkan.
e. Signature Line
Signature Line digunakan untuk menyisipkan anda tangan digital melalui layanan khusus yang disediakan Microsoft Corporation.
f. Date & Time
Date and Time digunakan
untuk menyisipkan tanggal dan waktu terkini sesuai dengan tanggal dan
waktu yang berlaku dalam sistem. dengan ini user tidak perlu lagi
mengutak-atik kalender atau bahkan membeli jam tangan hanya untuk
membubuhkan tanggal dan waktu di surat undangan. Gunakan perintah ini
untuk memasukkan waktu dan tanggal terkini di komputer.
g. Object
Object digunakan
untuk menyisipkan objek embedded, berupa objek yang dapat dprogram
sehingga dapat menjalankan script tertentu. Objek yang dapat disisipkan
dari perintah ini harus berupa objek dengan ekstensi OLE atau Object
Linked Embedded.
Group Symbols
a. Equation: digunakan untuk menyisipkan simbol-simbol persamaan, terutama dalam bidang matematika.
b. Symbol: digunakan untuk menyisipkan karakter khusus.
Icon perintah yang terdapat di Tab Page Layout digunakan untuk pengaturan tataletak halaman dokumen Word.
Tab ini terdiri dari 5 Group perintah, yaitu :
(1) Themes
(2) Page Setup
(3) Page Background
(4) paragraph
(5) Arrange
Group Themes
|
a. Themes
Themes menyediakan
sejumlah bentuk tema halaman secara praktis. Dengan fitur ini user
dapat dengan mudah membuat dokumen artistik tanpa harus profesional di
bidang setting layout. Semuanya dilakukan dengan praktis dan efisien.
Bisa dibayangkan bahwa melakukan setting halaman merupakan pekerjaan
yang tidak mudah. Anda perlu mengamati mana judul, mana subjudul, dan
mana paragraf, kemudian harus mengklasifikasikan semuanya dari segi
jenis huruf, ukurannya, bahkan warnanya supaya menjadi sebuah pembukuan
yang tampil dengan sosok artistik. Namun fakta berbicara lain setelah
Microsoft Corporation merekrut fitur yang satu ini ke dalam produk
aplikasi perkantorannya tersebut. Semua hal yang sejatinya hanya mungkin
dilakukan oleh layouter profesional, kini dapat dengan mudah dilakukan
oleh orang yang tidak berlatarbelakang perbukuan. Di bagian ini pula
user tinggal memilih salah satu tema yang diinginkan, maka program
berjalan secara otomatis membantu Anda melakukan setting layout, bagian
per bagian, bahkan halaman per halaman. User hanya perlu berkonsentrasi ke layar monitor dan naskah yang diketiknya.
b. Colors
Colors berfungsi
untuk memilih warna tema dengan urutan warna secara hierarkis. Pun
juga, user dapat men-custom sendiri warna tema tertentu melalui menu
ini. Berbeda dengan menu Themes, menu Colors hanya memungkinkan user
untuk memilih jenis warna tema saja. Sementara di menu Themes adalah
berisi pilihan yang mengatur jenis, warna, dan bentuk huruf; bentuk dan
warna tabel; dan warna dasar dapat pula diatur dari menu ini.
c. Fonts
Fonts secara
spesifik digunakan untuk memilih tema huruf. User disediakan jatah tema
huruf yang akan diterapkan ke halaman dokumen. Di samping itu, menu ini
juga tidak lupa memberikan peluang bagi user penganut perfeksionisme
untuk mengutak-atik sendiri tema huruf yang diinginkan.
d. Effects
Effects bergerak
khusus di bidang pemberian tema efek terhadap objek geometris di
halaman dokumen. Dengan ini user dapat memilih tema efek dengan nuansa
warna yang telah dipilih di menu Colors. Seperti yang telah diketahui
bersama bahwa untuk membuat sebuah booklet yang aduhai tidak melulu
terletak dalam aspek ide yang tertuang dalam tulisan tersebut. Justru
seorang layouter perlu mendandani setiap objek di setiap halaman dengan
efek yang sedap dipandang mata. Namun tampaknya falsafah MS. Word tak
cukup sampai disitu. Susunan dan urutan warna bahkan juga diorientasikan
untuk menjelaskan sebuah hierarkis. Di menu Effects ini user akan
menemukan hal-hal tersebut, namun user juga diberi peluang untuk
melakukan kustomisasi dalam bidang yang satu ini.
Group Page Setup
Menu-menu yang terdapat di group Page
Setup disediakan untuk melakukan pengaturan halaman, yakni dalam bidang
ukuran kertas, margin halaman, pengaturan kolom teks, dll. Halaman
dokumen dapat diatur sesuai dengan keinginan user, terutama untuk
melakukan sinkronisasi dengan jenis dan ukuran kertas yang akan
digunakan nantinya. Adapun menu perintah yang terdapat di group Page
Setup yaitu : (1) Margins, (2) Orientations, (3) Size, (4) Columns, (5)
Breaks, (6 ) Line Numbers, dan (7) Hypenation.
|
a. Margins
Margins digunakan
untuk mengatur batas teks di halaman dokumen. Dengan menu ini user
dapat mengatur sendiri ukuran batas teks sebelah kanan, kiri, atas, dan
bagian bawah halaman. Di menu ini user telah disediakan bentuk margin
bentuk standar. Namun user tetap berpeluang untuk melakukan kustomisasi
terhadap file dokumen garapannya.
b. Orientations
Orientations digunakan
untuk mengatur posisi kertas sesuai keinginan pengguna. Disini hanya
terdapat dua pilihan, yaitu potrait untuk posisi kertas tegak dan
landscape untuk posisi kertas datar.
c. Size
Size digunakan
untuk mengatur ukuran halaman dalam rangka adaptasi dengan kertas yang
nantinya akan dijadikan media cetak. Di menu ini user telah disediakan
beberapa ukuran kertas standar namun ia tetap berkesempatan untuk
mengkustomisasi ukuran sesuai dengan keinginan.
d. Columns
Columns digunakan
untuk mengatur jumlah kolom teks pada dokumen yang tengah digarap.
Dengan menu ini user dapat menjadikannya dua kolom, tiga kolom, dll. Di
bagian ini MS. Word juga memberikan satu peluang bagi user untuk
melakukan kustomisasi terhadap kolom teks dari dokumen yang digarap.
e. Breaks
Breaks digunakan
untuk memisahkan halaman, kolom teks, dll. Menu ini sejatinya sudah
punya lokasi di ribbon Insert namun masih juga pesan tempat di ribbon
Page Layout ini. Rupanya MS. Word punya setumpuk alasan mengapa menu ini
muncul dua kali di tempat yang berbeda. di ribbon Insert icon ini
berupa perintah langsung untuk memisahkan suatu halaman. Namun di ribbon
Page Layout, icon ini justru berupa menu pilihan. Di dalamnya terdapat
beberapa perintah yang mendukung untuk memisahkan halaman, memisahkan
kolom teks, bahkan untuk mengakhiri seksi tulisan. Selain itu, juga
menyediakan fasilitas untuk men-sett nomor halaman, juga berisi perintah
untuk melanjutkan kembali format yang telah di-break sebelumnya.
f. Numbers
Numbers digunakan
untuk pengaturan seputar nomor baris dalam dokumen. Sering user dibuat
kewalahan saat melakukan pengelompokan dua penomoran yang berbeda, namun
nomornya justru berkelanjutan dari kelompok sebelumnya. Dengan menu ini
user hanya perlu menyeleksi sekelompok baris penomoran, masuk ke menu
ini dan klik perintah Restart Numbering, maka kelompok terseleksi tadi
sudah menjadi dua kelompok penomoran yang berbeda. User juga bisa
melanjutkan dari penomoran sebelumnya meskipun sudah terpaut beberapa
paragraf lain.
g. Hyphenation
Hyphenation digunakan
untuk memisah suku kata secara otomatis dengan tanda hubung saat kata
kompleks (terdiri lebih dari dua suku kata) berada di akhir baris. Kolom
yang sempit dan format teks rata kanan-kiri menyebabkan jarak antar
kata kurang ideal. Apalagi didominasi kata kompleks. Hyphenation
menangani perkara ini. Ia akan melakukan idealisasi jarak antar kata
dengan cara memisah partikel kata dengan tanda hubung dan menyisipkan
suku kata setelah tanda hubung ke baris berikutnya secara otomatis, dan
menggabungkannya kembali bila area cukup luas, dalam rangka idealisasi
jarak antar kata. Seleksi teks dimaksud atau seluruh teks di dokumen,
lalu manfaatkan perintah Hyphenation ini, dan pilih Automatic. Maka
Hyphenation akan bekerja sesuai dengan job description-nya.
Page Background
Perintah-perintah di group Page Background digunakan untuk mengatur latar belakang halaman file dokumen yang sedang digarap.
Ada tiga menu perintah:
(1) Watemark
(2) Page Color
(3) Page Borders.
|
a. Watermark
Watermark atau
tanda air sangat berguna saat suatu dukumen akan dipublikasikan hanya
sebagai contoh dari dokumen aslinya. Agar bisa dibedakan antara dokumen
“kelinci percobaan” tersebut dengan aslinya maka user dapat
membubuhi tanda air berupa tulisan remang-remang di belakang teks.
Selain itu, menu perintah tersebut juga digunakan untuk menghilangkan
tanda air yang telah disematkan. Bahkan, disini user diberi kewenangan
untuk mengkustomisasi tanda air di latarbelakang halaman. Watermark juga
berguna untuk memberikan pesan tertentu di halaman latar.
b. Page Color
Page Color digunakan
untuk mengatur warna latar halaman dokumen tergarap. Disini user
disuguhi sejumlah pilihan warna opsional sebagai warna latar dokumen
yang tengah diaktifkannya. Selain itu, user juga diberi peluang untuk
masuk ke opsi lanjutan bila ingin mengatur warna latar dokumen
garapannya secara lebih spesifik lagi. Jadi, dengan ini suatu dokumen
menjadi lebih berwarna, sebagaimana hidup ini yang penuh warna-warni.
Cuma yang perlu dicatat bahwa user perlu melakukan sinkronisasi antara
teks dengan warna latar yang diinginkan. Bila warna teks yang dipilih
berwarna gelap, usahakan agar memilih warna background yang agak cerah.
Demikian juga sebaliknya. Jadi, antara warna background dengan warna
teks harus kontras, namun jangan terlalu norak.
c. Page Border
Page Border digunakan
untuk mengatur garis tepi halaman dokumen. garis tepi dapat berupa
garis stamdar maupun dengan kustomisasi yang spesifik. Ini diperlukan,
terutama saat menggarap brosur, piagam, dll. Saat user mengklik perintah
Page Border tersebut maka ia akan masuk ke dialog box yang berisi
pengaturan seputar border halaman.
Group Paragraph
Menu perintah di Group Paragraph ini secara umum digunakan untuk pengaturan seputar paragraf teks.
Perintah-perintah yang terdapat di group ini:
(1) Indent (2) Spacing.
|
a. Indent
Indent digunakan
untuk mengatur batas teks sebelah kanan dan batas teks sebelah kiri.
Disini user disuguhi 2 kotak, yakni Left dan Right. User pasti tahu
bahwa Left digunakan untuk mengatur batas kiri paragraf, dan Right
digunakan untuk mengatur batas kanan paragraf. Sebenarnya User bisa
melakukannya di opsi Margins yang beralamat di group page Setup. Namun
tak jarang di tengah garapan suatu dokumen perlu mengatur Indent kanan
atau kiri. Contoh, kalimat kutipan panjang perlu Indent lebih dalam
dibanding paragraf lainnya. Bila dalam hal ini user mengaturnya di
Margins, maka paragraf lain juga berubah posisinya. Dengan perintah
Indent di group Paragraph ini user dapat mengatur secara spesifik
paragraf terpilih apagr indent-nya berbeda dengan paragraf standar
lainnya bawaan pengaturan margins.
b. Spacing
Spacing digunakan untuk
mengatur jarak antar paragraf, baik dengan paragraf sebelumnya (Before)
maupun dengan paragraf sesudahnya (After). User dapat mengatur jarak
paragraf dengan meng-klik panah ke atas dan panah ke bawah di sebelah
kanan kotak Before atau After. Namun demikian, user dapat memberikan
pengaturan lanjutan dari paragraf ini dengan meng-klik panah di sudut
kanan-bawah group Paragraph ini.
Group Arrange
Secara umum, perintah-perintah di group ini digunakan untuk mengatur:
(1 ) posisi objek di antara teks
(2) posisi objek dengan objek lainnya
(3) mengatur aliansi objek di halaman dokumen.
|
a. Position
Position digunakan
untuk mengatur posisi objek di dalam suatu halaman. Disini user
disuguhi opsi yang instan, dimana user hanya perlu menyeleksi objek,
masuk ke menu ini, dan pilih posisi objek yang diinginkan. Dengan ini
user dapat langsung menempatkan objek di tengah halaman, di tepi kanan
atau kiri halaman, dll. Disini user diberi peluang untuk masuk ke
pengaturan spesifik dalam hal ini.
b. Wrap Text
Wrap Text digunakan untuk
mengatur posisi objek dalam kaitannya dengan paragraf teks. Dengan
perintah ini user memungkinkan untuk mengatur posisi teks di depan
objek, di belakang objek, di penjuru objek, di atas-bawah objek, dll.
Bila user menyisipkan gambar ilustratif di paragraf terpilih, maka
secara default posisi objek akan sejajar dengan baris teks. Bila
diabaikan, hal yang lucu pun terjadi. Disini antara objek dan teks
seakan-akan gajah dan semut berjalan beriringan dan tentunya si gambar
akan boros tempat dan ruang. Disini user dapat memposisikan teks berada
di segala penjuru objek sehingga terkesan rapi dan estetik. Malahan
dengan perintah ini user dapat mengatur sendiri suatu Wrap Point (dengan
edit Wrap Point) sehingga memungkinkan agar tulisan mengikuti lekuk
tubuh.
c. Bring Forward
Bring Forward digunakan
untuk untuk memposisikan suatu objek dengan objek lainnya saja. Secara
default, objek yang datang lebih akhir akan beridiri di depan objek
sebelumnya. Pasalnya, bagaimana bila user ingin memindahkan objek ke
depan objek lainnya? Tentu saja icon Bring Forward membantu perkara ini.
Aktifkan objek dimaksud, lalu klik icon Bring Forward ini.
d. Send Backward
Send Backward bekerja secara
kontradiktif dengan Bring Forward. Icon Send Backward digunakan untuk
mengirim objek terpilih ke belakang objek lainnya. Disini cara
penggunannya pun sama dengan Bring Forward. Seleksi objek dimaksud,
kemudian klik icon perintah Send Backward ini, maka objek terpilih akan
berada di belakang objek lainnya.
e. Selection Pane
User yang akrab dengan
aplikasi grafis bernama lengkap Adobe Photoshop (PS & son, he he he)
tentu tidak asing lagi dengan icon perintah yang satu ini. Meskipun
berbeda nama, tapi fungsinya mirip dengan aplikasi berbasis bitmap
tersebut. Bahasa inggrisnya, bila di halaman dokumen terdapat sejumlah
objek yang berjejal, tentu user merasa kewalahan untuk mengaktifkan
serta mengelola objek yang diinginkan. Perintah Selection Pane memang
dipermak demi menjawab kegalauan ini, Aktifkan icon Selection pane, akan
muncul panel seleksi di kanan jendela. Dengan panel ini user hanya
perlu meg-klik icon gambar tertentu di dalam Selection pane, dan setiap
icon merujuk terhadap objek tertentu di halaman dokumen. Sehingga
pekerjaan mengolah objek menjadi semakin mudah dan gampang, segampang
user memilih objek di panel History dalam Adobe Photoshop.
f. Align
Align digunakan untuk
mengatur posisi objek lepas. perintah ini tidak akan aktif bila objek
terpilih berada di Wraping “In Line With Text”. User dapat mengatur
posisi objek terpilih sehingga berada di tengah halaman, di bagian tepi,
maupun di bagian lainnya sesuai keinginan. Disini juga disuguhi opsi
lanjtan bagi user yang ingin melakukan property lanjutan dari suatu
objek yang dipilihnya.
g. Group
Group digunakan untuk
mengelompokkan beberapa objek menjadi satu grup. Bila beberapa objek
akan dikelola dengan pengaturan yang sama tentu akan lebih efisien bila
user memanfaatkan fasilitas ini. Sebagai ilustrasi, ada 2 ribu objek
yang akan dikelola seara bersamaan. Bila disini user menggunakan cara
konvensional, mungkin butuh 6 jam untuk memindahkan, memberi warna satu
per satu. Dengan perintah Group, user cukup memilih semua objek
dimaksud, meng-klik perintah group, dan sejanjutnya kelompok objek dapat
diaktifkan hanya dengan sekali klik saja, maka objek dalam satu grup
akan aktif semuanya.
h. Rotate
Rotate digunakan untuk
memutar, dan membalik suatu objek terpilih. Bila dalam suatu kasus, user
ingin membuat gambar simetri lipat dari suatu bangun, buat suatu bangun
datar, tekan Ctrl+D, kemudian klik perintah Rotate > Flip
Horizontal. Sekarang user sudah membuat simetri lipat dengan segmen yang
benar-benar sebangun.
4. Tab References
Icon perintah yang terdapat di tab References secara
umum digunakan untuk properti seputar rujukan atau referensi yang
berkaitan dengan dunia perbukuan. Sebuah perbukuan yang bahenol perlu
dilengkapi dengan atribut referensi yang lengkap, agar ide yang tertuang
di dalamnya semakin gagah perkasa. Tampaknya tab Reference ini juga
kompatibel bagi pengguna dalam menggarap dokumen yang cukup kompleks.
Misalnya proposal, skripsi (dan saudara-saudaranya). Bagi teman-teman
yang merasa calon sarjana mungkin perlu mengakrabkan diri dengan tab
Reference ini sebagai persiapan menyambut tugas akhir yang sangat
dituntut untuk melengkapinya dengan atribut referensi semisal footnote dan endnote.
Tab References terdiri dari 6 group:
(1) Table of Contens
(2) Footnotes
(3) Citation & Bibliography
(4) Captions
(5) Index
(6) Table of Authorities.
(2) Footnotes
(3) Citation & Bibliography
(4) Captions
(5) Index
(6) Table of Authorities.
Group Table of Contens
Icon perintah yang terdapat pada group Table of Contens terdiri dari 3 icon:(1) Table of Contens (2) Add Text (3)Update Table
a. Table of Contens
Table of Contens digunakan
untuk pengelolaan daftar isi. Dengan menu ini user bisa menysipkan
daftar isi otomatis pada sebuah halaman dokumen. Bila mode otomatis yang
dipilih, maka fitur ini akan mencari judul dan subjudul secara otomatis
dari file dokumen yang tengah Anda garap. Itulah sebabnya, sebelumnya
Anda perlu memformat heading style atau format judul pada dokumen yang
tengah dikerjakan. Dengan kata lain, daftar ini sebaiknya disisipkan
ketika judul atau subjudul sudah terbentuk, meskipun hanya sebagian
saja. Dengan menu ini pula Anda dengan leluasa dapat mengatur daftar isi
yang sudah disisipkan.
b. Add Text
Add Text digunakan untuk
mengelola paragraf terpilih dalam kaitannya sebagai entri dalam daftar
isi yang sudah dibuat. tentu Anda tahu bahwa mesin otomatis tidak
selamanya dapat menjalankan tugas spesifik yang sangat detail. Sehingga
perlu adanya opsi yang memungkinkan user untuk melakukan customisasi
bila nantinya ternyata tidak sesuai dengan yang diharapkan. Tak jarang,
di tengah penulisan, akan membaca sebuah alinea biasa sebagai judul. Di
kasus lain, Anda mungkin menghendaki sebuah judul untuk dimasukkan ke
level 2 (subjudul) namun sistem justru menjadikannya sebagai judul
(level 1). Sehingga langkah kustomisasi tampaknya perlu dilakukan agar
hasil pekerjaan sesuai dengan yang diinginkan. Disinilah fungsi
sebenarnya dari perintah ini. Bila diklik, menu ini akan memunculkan
pulldown yang terdiri dari beberapa opsi pendukung sisipan tersebut.
Anda bisa memilih, apakah mau disisipkan sebagai judul (level 1), atau
subjudul (level 2), dll.
c. Update Table
Update Table digunakan untuk
memperbarui daftar isi. Adanya perubahan pada sebuah dokumen, misalnya
saat Anda menghapus suatu judul atau subjudul tidak secara otomatis
mempengaruhi status daftar isi. Update Table berfungsi untuk
sinkronisasi antara daftar isi dengan perubahan terkini dalam dokumen.
Group Footnotes
Umumnya, semua icon perintah yang terdapat di group Footnotes ini pengelolaan referensi tulisan. Group ini memiliki flyout di bagian kanan-bawahnya yang berisi properti lebih detail seputar referensi dokumen. Group ini terdiri dari 4 icon perintah:
(1) Insert Footnote
(2) Insert Endnote
(3) Next Footnote
(4) Show Notes.
(2) Insert Endnote
(3) Next Footnote
(4) Show Notes.
a. Insert Footnote
Insert Footnote digunakan
untuk menyisipkan catatan kaki (rujukan yang berada di bagian bawah
halaman atau footer). Suatu istilah kadang merasa perlu untuk dijelaskan
lebih detail untuk memunculkan pemahaman yang konkrit, namun tidak
mungkin dijelasakan dalam paragraf bahasan. Bila dipaksa akan memutus
alur bahasan itu sendiri. Sebagai alternatif, Anda menyisipkan catatan
kaki untuk menjelaskan lebih detail tentang istilah yang dipakai.
Aktifkan kursor di sebelah kanan kata yang dimaksud, lalu klik icon ini,
maka sistem akan membawa kursor ke bagian bawah halaman dan
mempersilahkan Anda menulis catatan kaki.
Berbeda dengan Footnote, Endnote digunakan untuk menyisipkan catatan di akhir bab. Namun demikian, cara penggunaannya sama, bila perintah Endnote diklik, sistem akan membawa Anda pada akhir bab dan mempersihakan Anda untuk menuliskan catatan mengenai kata tertentu sesuai yang ditunjuk oleh kursor.
Berbeda dengan Footnote, Endnote digunakan untuk menyisipkan catatan di akhir bab. Namun demikian, cara penggunaannya sama, bila perintah Endnote diklik, sistem akan membawa Anda pada akhir bab dan mempersihakan Anda untuk menuliskan catatan mengenai kata tertentu sesuai yang ditunjuk oleh kursor.
b. Next Footnote
Next Footnote berfungsi untuk memantau footnote dan endnote. Icon ini memiliki down arrow.
Bila diklik, akan muncul flyout yang berisi menu seputar pemantauan
footnote dan end note yang terdapat di seluruh file dokumen aktif.
c. Icon Show Notes
Icon Show Notes digunakan
untuk memperlihatkan lokasi catatan, baik footnote maupun endnote. Bila
Anda mengaktifkan perintah ini, maka sitem akan menampilkan letak
catatan dari halaman dokumen yang sedang aktif. Untuk menonaktifkan
tampilan tersebut, klik sekali lagi icon perintah Show Notes tersebut.
Group Citation & BibliographyIcon perintah yang terdapat di group Citation & Bibliography digunakan untuk pengelolaan kutipan dan daftar pustaka. Group ini sangat membantu dalam pengelolaan daftar kutipan dan daftar pustaka yang sering membingungkan kita saat menggarap tulisan kompleks.
Di kasus lain, seorang penulis masih perlu mencatat di buku khusus, namun nasib baik lagi tidak memihak, buku yang tersimpan rapi, ternyata dibawa main sama anak keduanya (hehehe.. nasib, nasib). Agar kasus ini terantisipasi, dan Anda tidak perlu lagi selingkuh dengan buku catatan tradisional, group Citation & Bibliography membantu Anda dalam pengelolaan ini. Group ini terdiri dari 4 icon perintah:
(1) Insert Citation
(2) Manage Source
(3) Style
(4) Bibliography.
(2) Manage Source
(3) Style
(4) Bibliography.
a. Insert Citation
Inser Citation
digunakan untuk menyisipkan kutipan langsung pada daerah kursor aktif.
Dengan icon ini, Anda tidak melakukan pemformatan secara tradisional.
Tentukan letak kursor, klik icon ini, Anda akan dihadapkan pada sejumlah
opsi untuk keperluan menyisipkan kutipan.
b. Manage Sources
Manage Sources digunakan
untuk mengelola seluruh sumber kutipan yang mungkin sudah disisipkan di
semua segmen file dokumen. Klik icon ini, Anda akan dibawa untuk
berkonsentrasi dengan pengaturan semua sumber kutipan yang disisipkan
tersebut.
Menu Style berfungsi untuk memilih bentuk bibliography yang diinginkan. Anda tidak perlu membuat sendiri bentuk daftar pustaka yang mungkin kita belum memahaminya. Pilih format daftar pustaka disini dan rasakan kemudahan dalam memilih format daftar pustaka yang resmi.
Menu Bibliography digunakan untuk menyisipkan daftar pustaka ke dalam file dokumen aktif. Seperti yang telah dijelaskan di atas, daftar pustaka sangat berkaitan dengan bahan kutipan yang telah disisipkan. Mungkin ada baiknya setelah Anda sisipkan kutipan langsung, Anda tidak lupa untuk mengklik icon Bibliography ini agar tidak perlu lagi mencatat di buku tradisional.
Menu Style berfungsi untuk memilih bentuk bibliography yang diinginkan. Anda tidak perlu membuat sendiri bentuk daftar pustaka yang mungkin kita belum memahaminya. Pilih format daftar pustaka disini dan rasakan kemudahan dalam memilih format daftar pustaka yang resmi.
Menu Bibliography digunakan untuk menyisipkan daftar pustaka ke dalam file dokumen aktif. Seperti yang telah dijelaskan di atas, daftar pustaka sangat berkaitan dengan bahan kutipan yang telah disisipkan. Mungkin ada baiknya setelah Anda sisipkan kutipan langsung, Anda tidak lupa untuk mengklik icon Bibliography ini agar tidak perlu lagi mencatat di buku tradisional.
Group Captions
Group Captions secara umum digunakan untuk menyisipkan keterangan mengenai gambar atau ilustrasi yang terdapat dalam dokumen. terdiri dari 4 icon perintah:
(1) Insert Caption
(2) Insert Table of Figures
(3) Update Table
(4) Cross-reference.
(2) Insert Table of Figures
(3) Update Table
(4) Cross-reference.
a. Insert Caption
Insert caption digunakan
untuk membubuhkan keterangan seputar ilustrasi atau gambar yang sudah
disisipkan. Memang kita akui bahwa gambar cukup membantu memperjelas
suatu bahasan. Namun gambar tersebut juga perlu diarahkan dengan sedikit
keterangan seputar gambar tersebut. Bila tidak, mungkin ada sedikit
pergeseran pemahaman tentang gambar ilustrasi tersebut. Bila dalam
ilustrasi terapat cewek cantik, mungkin pembaca justru terpaku dengan
wajah cewek itu (termasuk saya, heheh). Mungkin tidak demikian bila kita
membubuhkan keterangan mengenai gambar itu.
b. Insert Table of Figures
Insert Table of Figures
digunakan untuk menyisipkan daftar isi gambar yang disisipkan ke dalam
dokumen. Umumnya dalam perbukuan merasa perlu untuk melakukan katalog
mengenai gambar-gambar yang terdapat di buku, untuk memudahkan pembaca
dalam menavigasi seluruh gambar yang ada di sebuah buku. Icon Insert
Table of Figures digunakan untuk melakukan urusan tersebut. Sehingga
dengan mudah dapat membuat katalog gambar deskripsi di sebuah buku.
d. Update Table
Update Table digunakan untuk
melakukan pembaruan terhadap daftar katalog gambar. Perubahan di segmen
gambar tidak serta-merta langsung mengubah katalog yang sudah
dimasukkan sebelumnya. Misal, kita menambah atau menghaps suatu gambar
ilustrasi. Kasus lain, nomor katalog gambar mungkin amburadul saat
menyisipkan gambar baru diantara gambar lainnya. Dengan icon Update
Table tersebut, sistem akan mengurutkan nomor katalog gambar tersebut.
e. Cross-reference
Cross-refernce berfungsi
untuk menyisipkan referensi silang. Tak jarang pengulangan istilah di
halaman lain juga perlu dijelaskan kembali di catatan kaki. Namun
bagaimana bila hal itu harus diulang 100 kali? Disinilah fungsi
sebenarnya dari icon Cross-reference tersebut. Anda bisa merujukkannya
ke footnote atau endnote di halaman lainnya.
Group Index
Group Index secara umum berfungsi untuk pengelolaan daftar kata yang dibahas di buku. Group ini terdiri dari 3 icon perintah:
(1) Mark Entry
(2) Insert Index
(3) Update Index.
(2) Insert Index
(3) Update Index.
a. Mark Entry
Mark Entry digunakan untuk
menandai masukan baru dalam dokumen. Saat mengedit tulisan mungkin
dihadapkan pada situasi dimana Anda merasa perlu membedakan antara kata
masukan yang baru dengan yang lama. Icon perintah Mark Entry akan
membantu Anda dalam pengelolaan seputar masukan baru dalam sebuah
dokumen. Dengan icon ini, entri kata yang baru akan ditandai dengan
warna tertentu sehingga dengan mudah Anda bisa membedakan antara masukan
kata yang sebelumnya dengan entri kata yang terbaru.
b. Insert Index
Insert Index digunakan untuk
menyisipkan daftar kata (indeks) ke dalam dokumen. Indeks menggambarkan
kata atau istilah yang dibahas di dalam tulisan Anda. Dengan indeks,
pembaca akan memiliki navigasi untuk mengenal sepintas tentang
perbendaharaan sebuah buku. Icon Index membantu Anda dalam pengelolaan
indeks di dokumen garapan Anda.
c. Update IndexUpdate
Index digunakan untuk memperbarui daftar indeks terkini. Saat Anda
menambahkan kalimat baru di suatu bahasan, mungkin akan menggeser
halaman yang sebelumnya sudah terdaftar dalam indeks sehingga daftar
nomor halaman yang sudah terindeks tidak akurat lagi dengan kondisi
terbaru dari dokumen Anda. Gunakan icon update Index tersebut untuk
memperbarui daftar di indeks sesuai dengan kondisi terkini di dokumen
Anda.
Group Table of Authorities
Table of Authorities Digunakan
menyisipkan daftar sumber dari sang pemilik otoritas dokumen, sehingga
menjadi dokumen yang sah dan valid, sesuai sumber asalnya. Table of Authorities juga berfungsi untuk menyisipkan tabel sumber kutipan, sumber undang-undang atau konstitusi.
5.Tab Mailings
Tab mailling berisi grup-grup ikon yang fungsinya berhubungan dengan froses prncetakan di atas amplop dan surat menyurat.
Grup Create
(envelopes) mencetak langsung di atas amplop
(labels) membuat label surat secara otomatis
Grup Start mail merge
(start mail merge) membuat surat massal (mail merge) secara otomatis.
(select recipients) menentukan data-data penerima surat.
(edit recipient list) menyunting data penerima surat.
Grup write & insert Fields
b. Address block berguna untuk menyisipkan field (ruas) data alamat penerima surat sekaligus.
c. Greeting line berguna untuk menyisipkan kata sapaan di awal surat .
d. Insert Merge field berguna untuk menyisipkan field-field tertentu dalam surat.
e. Rules untuk mengaktifkan fasilitas kemaqmpuan mengambil keputusan pada pembuatansurat massal.
f. Match fields untuk mencocokkan field pada dokumen dengan data penerima surat.
g. Update labels untuk memutakhirkan dan mencantumkan semua data penerima surat pada setiap label yang di buat
Grup Preview Results
a. Preview Results untuk menampilkan surat dalam tampilan aktual.
b. Record Navigation untuk menampilkan urutan data penerima surat pada tampilan aktual.
c. Find Recipient untuk mencari data penerima surat.
d. Auto Check For Errors untuk memeriksa kesalahan pada proses pembuatan surat massal.
Grup Finish
Finish & Merge untuk langkah terakhir proses pembuatan surat massal.
6.Tab Review
Tab Review berisi grup-grup ikon yang fungsinya berhubungan dengan proses penelaahan, pengkajian, atau revisi dokumen.
Grup Proofing
a. Spelling & Grammar untuk memerksa ejaan dan tata bahasa.
b. Research untuk membuka task pane research.
c. Thesaurus untuk mencari padanan kata terpilih.
d. Translate untuk mencari terjemah kata terpilih dalam bahasa lain.
e. Translation Screen Tip untuk menampilkan kotak terjemah suatu kata jika penunjuk tetikus didekatkan diatasnya.
f. Set Language untuk menentukan bahasa yang digunakan pada dokumen.
g. Word Count untuk menghitung jumlah kata, baris, paragraf, dan unsur lainnya pada dokumen aktif.
Grup Comments
a. New Comment untuk memberikan komentar koreksi dokumen.
b. Delete untuk menghapus komentar.
c. Previous untuk menuju komentar sebelumnya.
d. Next untuk menuju komentar berikutnya.
Grup Tracking
b. Ballons untuk mengatur bentuk penampilan komentar atau revisi.
c. Display for Review untuk menampilkan atau menyembunyikan berbagai revisi dalam dokumen.
d. Show Markup untuk menampilkan atau menyembunyikan tanda revisi dalam dokumen.
e. Reviewing Pane untuk menampilkan atau menyembunyikan taks pane untuk revisi dokumen.
Grup Changes
a. Accept untuk menerima satu revisi dan beralih ke revisi berikutnya.
b. Reject untuk mengabaikan satu revisi dan beralih ke revisi berikutnya.
c. Previous untuk beralih ke revisi sebelumnya.
d. Next untuk beralih ke revisi berikutnya.
a. Compare untuk membandingkan atau menggabung beberapa versi dokumen.
b. Show Source Dokuments untuk menampilkan atau menyembunyikan dokumen yang sedang dibandingkan.
Grup Protect
Protect Dokument untuk mengatur hak akses terhadap dokumen.
7.Tab View
Tab View berisi grup-grup ikon yang berhubungan dengan penataan tampilan lembar kerja dan jendela Excel.
Grup Workbook views
a. Print layout untuk menampilkan lembar kerja dalam tampilan tata letak sewaktu tercetak di kertas.
b. Full Screen Reading untuk menampilkan lembar kerja menjadi satu layar penuh.
c. Web Layout untuk menampilkan lembar kerja web.
d. Outline untuk mengatur penataan tampilan aktif menjadi satu jenis tampilan yang di definisikan sendiri
e. Draf untuk menampilkan lembaran kerja dalam tampilan normal.
View Check Box untuk menampilkan dan menyembunyikan mistar (ruler), garis kisi (gridlines), peta dokumen (dokumen map), papan pesan (message Bar), dan thumbnalis.
Grup Zoom
a. Zoom untuk mengatur tingkat pembesaran tampilan lembar kerja melaluli kotak dialog zoom.
b. 100% untuk menampilkan lembar kerja pada tingkat pembesaran 100%
c. One page untuk menampilkan lembar kerja pada tingkat pembesaran 42%
e. Page Width menampilkan lembar kerja pada tingkat pembesaran 155%
Grup Window
a. New Window berguna untuk membuat jendela baru untuk dokumen aktif.
b. Arrange All untuk menata beberapa jendela dokumen yang aktif agar tampil di layar.
c. Split untuk membagi jendela area kerja dokumen yang aktif menjadi dua bagian.
d. View Side by Side untuk membandingkan dua dokumen yang terbuka
e. Synchronous Scrolling untuk mengulang dua jendela dokumen secara bersamaan.
f. Reset Window Position untuk menata ulang dua jendela dokumen secara berdampingan.
g. Switch Windows untuk mengaktifkan jendela dokumen yang terbuka.
Grup Macros
Macros berguna untuk mengaktifkan fasilitas pembuatan makro.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar